https://pbijournal.org/index.php/pbi/issue/feedJurnal Profesi Bidan Indonesia2025-03-07T13:09:56+07:00Sehmawati, S.Si.T., M.Kebsehmawati@unan.ac.idOpen Journal Systemshttps://pbijournal.org/index.php/pbi/article/view/71EFEKTIFITAS PEMBERIAN JUS JAMBU BIJI MERAH TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DENGAN ANEMIA DI SMA NEGERI 1 PURWODADI2024-11-06T12:10:06+07:00sinta amin sholekahsintanew673@gmail.comWahyu Utami Ekasariwutamiekasari@gmail.comRosmala Kurnia Dewikurniadewirosmala@gmail.com<p><strong><em>Background</em></strong><em>: : Anemia is a major health problem that occurs in society and is often encountered throughout the world, especially in developing countries like Indonesia. This disorder causes chronic disability which has a major impact on health, economic and social welfare conditions. Anemia often occurs in adolescent girls compared to adolescent boy.</em><strong><em>Objective</em></strong><em>: to determine the effectiveness of red guava juice in increasing hemoglobin levels in adolescent girls with anemia <strong>Method:</strong> This research uses a pre-experimental research design with a One Group Pretest Posttest design. <strong>Results</strong>: Based on the Wilcoxon test which aims to determine the effectiveness of giving red guava juice on increasing hemoglobin levels in adolescent girls with anemia at SMA Negeri 1 Purwodadi, a p value of 0.001 was obtained because the p value <0.05 means it is said that there is effectiveness of giving red guava juice on Increased hemoglobin levels in adolescent girls with anemia at SMA Negeri 1 Purwodadi with an average increase in Hb levels of 1.707gr/dl, this is because guava juice contains vitamin C. <strong>Conclusion</strong>: giving red guava juice can increase 1.707 gr/dl hemoglobin levels in adolescent girls suffering from anemia.</em></p> <p><strong><em>Keyword</em></strong><em>: Hemoglobin levels, young women, red guava juice,anemia. </em></p>2025-02-26T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Profesi Bidan Indonesiahttps://pbijournal.org/index.php/pbi/article/view/72Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Audio Visual Tentang Anemia Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Di Puskesmas Toroh 12024-11-14T10:16:21+07:00Rindi Suhendririndisuhendri24@gmail.comSri Martinitintanaditya@gmail.comWahyu Dewi Hapsarihapsari@unan.ac.id<p><strong>Latar Belakang: </strong>Salah satu penyebab terbesar Angka Kematian Ibu (AKI) yaitu perdarahan dan salah satu penyebab perdarahan adalah anemia yang juga merupakan penyebab tidak langsung kematian ibu terutama dalam kehamilan. <em>World Health Organization</em> dalam <em>Worldwide Prevalence of Anemia</em> tahun 2022 menunjukkan bahwa prevalensi anemia di dunia berkisar 40-88%. Menurut Riset Kesehatan Dasar tahun 2021 di Indonesia kejadian anemia pada ibu hamil tahun 2022 mengalami kenaikan dari 37,1% menjadi 48,9%. Pengetahuan yang kurang tentang anemia dapat mengakibatkan kurang optimalnya perilaku kesehatan ibu hamil untuk mencegah terjadinya anemia kehamilan.</p> <p><strong>Tujuan: </strong>Untuk menganalisa pengaruh pendidikan kesehatan dengan audio visual tentang anemia terhadap pengetahuan ibu hamil di puskesmas toroh 1.</p> <p><strong>Metode: </strong>penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain <em>pre eksperimen</em> dengan rancangan <em>one grup pre test post test design</em>. Jenis teknik <em>non probability sampling</em> dengan hasil sampel berjumlah 30 responden.</p> <p><strong>Hasil: </strong>Berdasarkan SPSS menggunakan uji wilcoxon dengan nilai p-value 0,000. Jika alpha (α) adalah <0,05. Sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulan dari hasil tersebut adalah terdapat pengaruh pendidikan kesehatan dengan audio visual tentang anemia terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil di puskesmas toroh 1.</p> <p><strong>Kesimpulan: </strong>Berdasarkan dari penelitian terdapat pengaruh pendidikan kesehatan dengan audio visual tentang anemia terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil di puskesmas toroh 1.</p>2024-12-20T00:00:00+07:00Copyright (c) 2024 Jurnal Profesi Bidan Indonesiahttps://pbijournal.org/index.php/pbi/article/view/74Dampak Kesehatan Ibu pada Kehamilan Remaja2025-02-26T14:41:29+07:00Pintam Ayu Yastirinbidanpintam@gmail.comRizky Sahararizkysahara88@gmail.comSehmawatisehma7799@gmail.com<p><strong>Latar Belakang </strong>: UNICEF mencatat bahwa Indonesia berada pada peringkat ke-8 tertinggi dengan angka absolut pengantin anak sebesar 1.459.000 kasus. Secara nasional, terdapat 11,2% anak perempuan yang menikah di bawah usia 18 tahun, dan 0,5% dari anak perempuan tersebut menikah pada saat mereka berusia 15 tahun. Perempuan hamil usia 15-19 tahun, akan lebih berisiko dapat berujung pada kematian. Resiko kematian selama kehamilan atau melahirkan pada perempuan berusia 10-14 tahun 5 kali lebih besar dan 2 kali lebih besar pada perempuan yang berusia 15-19 tahun dibandingkan perempuan yang berusia 20-25 tahun. <strong>Tujuan </strong>: mendeskripsikan dampak kesehatan pada kehamilan remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungjati. <strong>Metode </strong>: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian survei deskriptif, dengan pendekatan retrospektif. Sampel yang digunakan sejumlah 43 responden. Data diolah dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif untuk mengetahui distribusi frekuensi dari masing – masing variabel. <strong>Hasil </strong>: Hasil identifikasi dampak kesehatan pada ibu yang terjadi akibat kehamilan remaja di Puskesmas Kedungjati antara lain anemia 30,2 %, perdarahan 7%, pre eklamsia / eklamsia 4,70 %, dan persalinan lama 44,2 %. <strong>Simpulan </strong>: Risiko kehamilan pada remaja dapat meningkatkan kematian ibu, sehingga dapat dicegah dengan pendewasaan usia perkawinan.</p> <p> </p>2024-12-20T00:00:00+07:00Copyright (c) 2024 Jurnal Profesi Bidan Indonesiahttps://pbijournal.org/index.php/pbi/article/view/75The Influence Of Health Education on Stunting Prevention to Nutrition Knowledge of Pregnant Women in Puskesmas Godong I2025-03-07T13:09:56+07:00Erna Marlianaernamarliana457@gmail.comWahyu Dewi Hapsarihapsari85ku@gmail.comDewi Sapta Watidewisaptawati.7@gmail.com<p><strong><em>Background:</em></strong><em> Stunting is a national problem that needs serious attention by many parties. Various methods and approaches have been implemented to prevent stunting. Health education about nutrition for pregnant women is expected to be able to prevent stunting, especially in Grobogan Regency. <strong>Purpose:</strong> To determine the effect of health education on the nutritional knowledge of pregnant women at the Godong I Health Center. <strong>Method:</strong> The type of research were quantitative with a correlational design. The approach that used is cross sectional study. The sample of this study were pregnant women on Puskesmas Godong I with a total sampling was 175 respondents. The data collection is used a questionnaire. Data were analyzed by bivariate analyzed using Wilcoxon Test. <strong>Results:</strong> Majority of responden were enough knowledge (pre education) is about 78 (44,6%) of responden and good knowledge (Post education) is 146 (83,5%) of respondents. Bivariate analyzed is showing p-value 0,000. <strong>Conclusion:</strong> they were influence of health education on stunting prevention to nutrition knowledge of pregnant women In Puskesmas Godong I</em></p>2024-12-20T00:00:00+07:00Copyright (c) 2024 Jurnal Profesi Bidan Indonesia